Sorong — Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pendidikan madrasah serta pembentukan karakter peserta didik. Harapan tersebut disampaikan Kepala MTs Negeri Kota Sorong dalam rangka memperingati HAB ke-80 Kementerian Agama.
Kepala MTs Negeri Kota Sorong, Ibu Siti Nurani Gomarbobir menyampaikan bahwa HAB bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi bagi seluruh insan Kementerian Agama, khususnya di lingkungan madrasah, untuk terus meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam mendidik generasi muda.
“Momentum Hari Amal Bakti ke-80 ini harus menjadi pengingat bagi kami di madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, serta membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan pemerintah dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, tantangan globalisasi dan digitalisasi menuntut madrasah untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan jati diri keislaman dan kebangsaan.
Selain itu, Kepala MTs Negeri Kota Sorong berharap dukungan berkelanjutan dari Kementerian Agama dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, penguatan kompetensi guru, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
“Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan pelayanan Kementerian Agama yang semakin berdampak, madrasah akan mampu melahirkan generasi yang cerdas, moderat, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” tambahnya.
Sejalan dengan tema nasional HAB ke-80 Kementerian Agama, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” Kepala MTs Negeri Kota Sorong juga menegaskan komitmen madrasah untuk terus menanamkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan kerukunan sejak dini kepada peserta didik.
Melalui peringatan HAB ke-80 ini, MTs Negeri Kota Sorong berkomitmen untuk terus mendukung program-program Kementerian Agama dan menjadi bagian aktif dalam mewujudkan pelayanan pendidikan keagamaan yang bermutu dan berdampak bagi umat dan masyarakat luas, pungkasnya.