Bangun Karakter Sejak Dini, MTs Negeri Kota Sorong Gandeng Kepolisian Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja

Sorong — MTs Negeri Kota Sorong melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih pada Senin, 27 Juli 2026, di halaman madrasah. Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kanit Patroli Direktorat Samapta Polda Provinsi Papua Barat Daya, Ipda Sutrin Nanggong. Sementara itu, petugas upacara dipercayakan kepada peserta didik kelas IX A di bawah bimbingan Wali Kelas Sunarmi, M.Pd.

Dalam amanatnya, Ipda Sutrin Nanggong memberikan apresiasi kepada seluruh petugas upacara, khususnya peserta didik kelas IX A, yang telah melaksanakan tugas dengan baik, tertib, dan penuh tanggung jawab. Ia juga memberikan sejumlah masukan sebagai bahan evaluasi agar pelaksanaan upacara di masa mendatang dapat berlangsung lebih baik.

Ia menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas setiap hari Senin, tetapi merupakan sarana untuk menanamkan rasa cinta tanah air, menghormati jasa para pahlawan, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam ikrar siswa sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, Ipda Sutrin Nanggong juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mencegah perundungan (bullying) dan penyalahgunaan minuman keras di kalangan pelajar. Menurutnya, tindakan bullying sering kali berawal dari candaan yang berlebihan, kesalahpahaman dalam berkomunikasi, maupun terbentuknya kelompok-kelompok kecil atau geng yang berpotensi memicu konflik antarpeserta didik.

 

Ia mengajak seluruh peserta didik untuk tidak takut melaporkan kepada guru apabila melihat maupun mengalami tindakan bullying di lingkungan madrasah.

“Apabila ada yang melihat atau mengalami tindakan bullying, jangan takut untuk menyampaikan kepada Bapak dan Ibu Guru. Mari saling menghormati, kakak kelas menyayangi adik kelas, dan adik kelas menghormati kakak kelas sehingga tercipta lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan harmonis,” pesannya.

Selain itu, Ipda Sutrin Nanggong menekankan pentingnya sinergi antara pihak madrasah dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, komunikasi yang baik antara sekolah, orang tua, dan aparat kepolisian merupakan salah satu langkah efektif dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja.

Kepala MTs Negeri Kota Sorong, Siti Nurani Gomarbobir, S.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran Ipda Sutrin Nanggong sebagai pembina upacara bukanlah yang pertama. Tercatat, beliau telah empat kali menjadi pembina upacara di MTs Negeri Kota Sorong. Hal tersebut menunjukkan terjalinnya sinergi dan kolaborasi yang baik antara MTs Negeri Kota Sorong dan Kepolisian dalam membina karakter peserta didik serta menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan tertib.

“Kehadiran Bapak Ipda Sutrin  sebagai pembina upacara untuk keempat kalinya merupakan wujud kolaborasi yang baik antara MTs Negeri Kota Sorong dengan Kepolisian. Kerja sama ini kami bangun sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan madrasah, sekaligus memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap tata tertib, serta pencegahan kenakalan remaja, khususnya bullying, penyalahgunaan minuman keras, dan perilaku negatif lainnya,” ujar Siti Nurani Gomarbobir.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap kolaborasi antara MTs Negeri Kota Sorong dan Kepolisian dapat terus terjalin secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter peserta didik.

“Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, tertib, nyaman, ramah, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Dengan demikian, peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dalam meraih prestasi akademik maupun membentuk karakter yang berakhlak mulia,” pungkasnya.

#Humas MTs Negeri Kota Sorong

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *